Lupa Akan Lupa

image

Tersungkur…..

“Apa yang lebih hebat dari kehilangan waktu???
Percuma mengadu… percuma…
Kalaupun bisa, apa yang akan kau lakukan….
Lagipula, jika waktu bisa dikembalikan. Akan kau apakan hidupmu?… kau itu sudah seperti batu yang tak bisa berbuat apa-apa”.

(more…)

Sehari Tanpa Gadget

Pertanyaannya Bisa nggak yaaaa???

Seperti kita ketahui bersama bahwa keberadaan gadget saat ini sudah beralih fungsi bukan lagi sekedar sebagai alat komunikasi, tetapi sudah sampai kepada life style alias pelengkap gaya hidup yang semakin ke depan sudah semakin kompleks baik dalam segi akses informasi yang up to date ataupun sekedar sebagai alat dalam memenuhi kebutuhan hiburan dan media sosialnya.

Dengan kata lain, gadget is everything.
Yap everything we want and everything we need semuanya sudah ada dalam gadget. Mau apa coba? Mau jalan? dengan gadget sudah ada aplikasi yang dapat mengakomodir untuk itu seperti sebangsa gojek dan kawan-kawannya, mau makan, pakaian, pokoknya apa aja semua sudah bisa kita akses hanya dengan sebuah benda yang bernama gadget. Coba deh perhatikan kalo mau jalan kemana aja hal yang paling urgent yang gak boleh kelupaan selain dompet beserta isinya ya mesti gadget kan. Kalo saya pribadi ketika pertama kali mata melek di pagi hari hal pertama yang tersentuh itu ya gadget. Parahnya kalo boleh dibilang kita menjadi addict dengan gadget, seperti ada yang kurang jika tanpa gadget.

Nah kira-kira bisa nggak ya kalo dalam sehari aja kita lepas dari yang namanya gadget terlepas dari fungsinya sebagai alat komunikasi.
Mau coba ah

Masih Adakah Harapan Bagi Kaum Miskin?

Review Buku Amartya Sen

Oleh : Ardian Artha

Secara umum dalam buku ini saya melihat bagaimana Amartya Sen sebagai seorang ekonom sekaligus sebagai seorang filosof sosial dan filosof etika mencoba mengangkat paradigma ekonomi dari segi etika yang bukan melulu dipandang sebagai proses pembangunan yang berasaskan ekonomi tanpa memperdulikan aspek-aspek sosial dan melakukan kritik epistemologis terhadap ilmu ekonomi modern yang gagal menjawab tantangan kemanusiaan dengan melihat berbagai fakta seperti gagalnya ilmu ekonomi modern dalam mengatasi kemiskinan, kelaparan, kesenjangan, ketertindasan, sehingga Sen mengarahkan perhatiannya pada bagian masyarakat yang paling dimiskinkan. Hal itu dinyatakan dengan mengombinasikan ilmu ekonomi dan filsafat yang sangat bertentangan dengan karya Robert C. Merton tentang penilaian investasi devariatif yang sangat mengandung resiko, seperti opsi saham. (more…)

Trip ke Pulau Lombok

Kalo biasanya pada minus tiga atau plus tiga lebaran idul fitri diisi dengan tradisi mudik alias pulang kampung yang mungkin hanya ada di Indonesia, maka pada tahun ini, tahun dimana pertama kalinya saya menginjakkan kaki di pulau jawa dan tahun pertama saya kembali menjadi perantau, maka pada tahun pertama ini pula saya tidak mudik lebaran.

(more…)

Tes dadakan Acept dan Paps UGM 2015

Bismillahiraahmanirrohim

Berhubung ini bulan ramadhan terlebih dahulu saya mau mohon maaf sama siapapun yang mungkin kalo ada merasa tidak berkenan dengan beberapa tingkah laku secara langsung dan tidak langsung ataupun ada dari isi tulisan-tulisan saya yang mengganggu serta membuat tidak nyaman, sekali lagi dibulan yang suci ini saya memohon maaf.

(more…)