Pengen Nulis Puisi

Recently belakangan akhir-akhir ini…

Sering hujan, dan membuat hatiku basah dan melow apalagi sambil bayangin Melody JKT48 muter-muter nyanyiin lagu fortune cookies sama sekali ga ada hubungannya sama melownya hatiku, gak tau dengan hatimu oh Melody JKT48.

DAN…… kali ini hujan sebelum desember masih november.

Berbicara masalah hujan, kenapa orang-orang apalagi yang masih muda belia dan penuh semangat gairah remaja sampe yang udah nggak remaja kadang hujan.

Hujan saat ini bikin aku setengah nggak logis. Padahal aku hanya pengen nulis puisi malah bahas hujan.

Ini kataku puisi ~ apa katamu? Terserah.

Aku kenang kau bersama hujan, jatuh dalam tetes yang menyeka wajahku.

Kau ukir pelangi diujung sana, kulihatnya sebentar lalu hilang.

Udah gitu aja.

Asik ga asik, asikin aja.

Udah bubarrrr bubarrr.

Advertisements

Go – Blog

Bismillahirrahmanirrahim.

Pada suatu hari entah mengapa dariku tiba-tiba sampai disini lagi. Apakah kemarin aku kebanyakan mengkonsumsi memicinan dan tetek begeknya? Entahlah… hanya aku dan tuhan yang tau. Dan aku akan membiarkannya menjadi rahasia absurd yang tak bermakna sama sekali untuk siapapun didunia ini kecuali untuk dia yang selalu aku pikirkan didalam lamunanku.

Tesis kaukah itu????

Ohhhhh tesiiiiis kenapa kau hadir dimana-mana padahal tadi aku tak berniat membahasmu, bahkan tadi pagi aku juga nggak jadi buang hajat-pun karna memikirkanmu. Secinta itukah aku kepadamu.

Pinjem syair lagunya naif “yang kutau pasti, kubenci untuk mencintaimu”.

Ah tesis kau mengalihkan malamku.

Back to blog.

Seperti dejavu, aku merasa pernah melakukan ini, dan ini, dan ini lagi, lagi, dan lagi. Nambah kalimat lagi bakal dapet awardnya MIMI PERI deh.

Oke. Dahulu kala ketika teknologi belum secanggih dan semudah saat ini, dimana dunia terasa seperti berada dalam genggaman.

“Aaaaaah wahai kau tetangga kosan suaramu terlampau bervolume, sampai-sampai aku lupa mau nulis apa tadi ini”. Uuuuh geregetan deh kayak pengen mites bibir imutmu yang gak keliatan tapi kayaknya gak enak diliatnya.

Lanjut…..

Gapake pengantar lagi deh, ntar pulang sendiri. Ehhh kok semacam serem sih(sambil ketok2 batok pala) ngomong amis-amis kembang sepatu.

Nah kenapa nulis lagi ya. Pengennya sih konsisten, tapi males adalah jawabannya dan ia adalah pembunuh semangat yang paling mujarab buat para muda mudi labil gak punya pendirian yang lagi sendirian tanpa seorang yang menemani. Uh sedihnya dirimu wahai muda mudi.

Padahal dulu waktu hp masih qwerty semangat nge-blog sungguh ber-api-api walaupun kadang udah nulis panjang-panjang dikali lebar-lebar dan berakit-rakit kehulu lalu tenggelam karna ga tau berenang alias kalo udah nulis panjang dimana jari-jemari kayak udah mau rontok, pas mau di post malah kehapus, tetep aja di usahain nge-blog tiap minggunya. Atau minimal tiap bulan ada postingan baru.

Nah sekarang hp udah canggih-canggih, trus jaringan juga udah kuenceng. Malah semangatnya yang letoy. Oh tuhannnn, amvuni hamba yang labils nan tak berpendirian ini.

Yasudah segitu aja curcol kali indang bow. Capcussss cao cuccooo. (Jijique sama diri sendiri).

Berubah Menjadi Bosan

Tangan berputar 180 derajat searah puraran jarum jam dirumah, berhubung saat ini indekos maka putaran jamnya mengikuti arah jarum jam tanganku aja.
Lalu bertransformasi, yang tadinya biasa aja kemudian berubah mejadi sosok keren dan hebat. Itulah dia satria baja hitam. 
Seharian di kosan membikin otak dan fantasi menjadi liar tak terkendali.
I wonder how…..
recently tiba-tiba semuanya menjadi begitu membosankan.

apakah karna aku nulis ini nyampur bahasa inggris? i dont know. whatever

kita menjadi begitu membosankan
aku bosan 

kamu bosan

dia juga bosan

lalu aku, kamu dan dia buat trio bosan aja kalo gitu.

Padahal kita punya visi yang begitu kuat
tapi sayang…. kita terlalu digiring oleh visi kita sendiri

sampai kita lupa

bahwa kita (aku, kamu dan dia)

Sejatinya pohon jati lama nanemnya biar jadi gede.

mungkin kita jenuh udah kayak lemak jenuh.
maka mari kita ribut lagi

karena kita begitu sibuk dengan visi kita

atau mungkin aku yang tak punya prioritas?

tapi sejatinya lagi, kita hanya butuh bahagia gaes

lagian kita nggak tau kapan mati
meskipun matinya nggak perlu live di fesbuk juga.

mungkin itu hanya asumsiku saja…….
atau mungkin karna aku sedang bosan.

6 Tahun


Wadaaaaaw…..

Gak terasa (manis, asam, asin) udah 6 tahun aja nih blog. Kalo gw scrol2 lagi kebawah sampe nemu postingan dimana pada kali pertama gw ngisi blog ini dengan konsep bakal ngisi sama tulisan2 inspiratip. Namun kemudian makin kesini konten postingannya makin ga jelas gini.

Ga sengaja buka2 wordpress, eh nemuin achievement ini dari bang wordpress (ternyata kita mulai menua. Ayo cek uban).

Kadang suka senyum2 sendiri (udah kayak orang sedang jatuh cinta padahal faktanya jomblo) kalo baca2 tulisan sendiri. Kok bisa ya gw nulis2 begini dan begituaaan, padahal setau gw, dari esde sampe esem-A gapernah punya catetan2 pribadi atau yang orang2 dulu menyebutnya dengan nama Diary . Masuk kuliah pun bahkan untuk buku catetan kuliah hampir ga ada, karna dulu saking iritnya (malesnya) kekampus aja cuman bermodalkan pulpen, trus kertasnya minta ama temen yang kebetulan duduk disekitar kursi gw (ya allah ampuni gw yang dulu).

Masuk semester 4 kalo gak salah baru punya laptop, baru mulai kenal ama yang namanya blog. Itupun kemaren2 sempet bikin sampe 5 ato 6 blog diberbagai media blog. Namun kemudian pada blog ini gw bertahan hingga kini (tisu plis sambil ngiris bawang nih).

Sekali lagi Wiw……

kalo blog ini anak gw, udah masuk EsDe aja dianya. Walaupun seharusnya emang gw udah harus punya anak sih, tapi mamahnya juga masih nyariiii (tisu lagi plis).

Banyak hal yang sudah berlalu, banyak hal yang sudah terekam dan kemudian banyak hal yang akan dihadapi. 

Suatu hari nanti entah siapa yang pernah mengenal gw atau mungkin itu kelak adalah anak cucu gw (amiiiiin), ketika ia menemukan blog ini, maka ia akan tau betapa alaynya gw. But who cares? 

Ditempat inilah insya allah tempatku mengabadikan momen yang mungkin akan terlupa oleh waktu.

Electronic Government : Strategi Mewujudkan Smart City Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi

2016_12_20_-_blog_competition_2

Konsep smart city saat ini telah banyak digunakan dibeberapa Negara berkembang sebagai salah satu dampak dari kemajuan teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi menuntut Negara lebih mampu untuk mengembangkan sebuah sistem terintegrasi yang lebih efektif dan efisien. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, konsep smart city Indonesia telah mulai diterapkan dibeberapa daerah yang tujuan utamanya tentu saja adalah guna mewujudkan  tata kelola pemerintahan yang lebih baik, pemerintah secara serius melakukan upaya reformasi layanan publik.

(more…)