Sabtu, 12 Mei 2012. 15.00

Langit diluar sana terlihat mendung, sementara aku disini masih akan duduk sampai sekitar satu jam lebih menunggui para peserta ujian toefl test yang sedang diselenggarakan setiap bulannya oleh kantor tempatku bekerja. Walaupun kini aku sudah tidak lagi tercatat sebagai karyawan dikantor ini sejak seminggu yang lalu. Namun masih saja aku menyempatkan untuk menulis disela-sela aku mengawasi peserta ujian yang sedang berlangsung.

Hari ini masih terasa sama dengan hari kemarin, ditempat duduk  yang sama, diruangan yang sama. Waktu terasa sangat cepat berlalu. Rasanya masih belum ingin beranjak dari kursi ini, namum waktu tidaklah mungkin bisa diajak berkompromi untuk sedikit memberi  jeda dari setiap detik perputarannya. Seandainya waktu bisa kembali diputar, rasanya ingin aku kembali ke waktu yang lalu, ingin kuperbaiki semua kebodohan-kebodohan yang pernah kulakukan.  Masih terekam di memoriku kala waktu itu aku masih duduk di kursi yang mereka duduki saat ini, kala aku masih menjadi peserta ujian seperti yang mereka laksanakan hari ini. Namun kini, saat ini dan hari ini aku bahkan sudah tidak lagi seharusnya berada di tempat ini. Jalan takdir tidak dapat di tebak arahnya, namun kita seharusnya sudah bisa menentukan arah masa depan kita. Seperti itulah aku untuk saat ini, arah masa depan seharusnya sudah terbentuk dikepalaku.

(Masih menunggu selesainya ujian)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s