Ceritaku di Ramadhan Tahun ini…

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa ,
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa “
( QS Al- Baqarah : 183 ).

Bismillahirrahmanirrohim…

Selamat datang bulan ramadhan bulan yang penuh berkah dimana semua pintu kebaikan terbuka lebar untuk kita bisa menggapai nilai kebajikan yang sebanyak-banyak dimana pahala dilipat gandakan berkali-kali lipat dibanding bulan-bulan lainnya. Subhanallah seandainya jika kita semua memahami makna dari ramadhan, insya Allah sesibuk apapun kita dengan urusan duniawi kita masing-masing tentu saja akan selalu ada waktu yang lebih untuk urusan ukhrawi.

Ceritaku diramadhan kali ini, untuk harapan insya allah semoga saya bisa mengkhatamkan qur’an minimal sekali, karena melihat tahun-tahun sebelumnya kalo untuk ibadah ngaji biasanya hanya semangat di awal ramadhannya saja kemudian mulaideh tu mandeg ngajinya menjelang akhir-akhir ramdhan. Hmm sungguh meruginya diriku, padahal kan kalo mau dipikir tuh makin ke ujung ramadhan nilai ibadah kita mestinya harus lebih ditingkatkan. Tapi untuk ramadhan kali ini harus benar-benar punya target, nilai ramadhan kali ini harus bisa benar-benar berkualitas meskipun kesibukan satu persatu sudah mulai menyerbu hari-hari ini, mudah-mudah selalu bisa istiqomah sampai akhir ramadhan kalo bisa sih bukan cuma diramadhan aja seterusnyalah kalo bisa.

Nah pada puasa ramadhan kali ini, saya dan teman-teman (yang pada tulisan sebelumnya saya katakan itu seperti geng) punya rencana ramadhan yang nama kerennya Plan of Ramadhan. Untuk ramadhan kali ini kami berencana untuk tarawehan di tempat yang berbeda setiap malamnya, ini semacam safari ramadhanlah kalo bisa dibilang. Nah sampai pada malam kali ini dimana pada hari tulisan ini saya post, terhitung sudah tujuh Masjid yang sudah kami kunjungi untuk tarawehan sembari masih mencari terget masjid-masjid selanjutnya. Dari sini juga ternyata banyak hal yang bisa saya lihat dan saya tangkap selain ini adalah pengalaman baru juga bagi saya, bahwa ternyata islam itu sangat dinamis, ini bisa saya lihat beberapa perbedaan baik dari tatacara pelaksanaan maupun dari jumlah bilangan rakaat dari masing-masing masjidyang saya kunjungi yang tergantung dari kebiasaan masyarakat setempatdalam proses pelaksanaannya dan tidak keluar dari kaidah syariat tentunya. Hikmah yang bisa saya ambil disini bahwa dengan berbeda cara dalam kebenaran namun semuanya terangkul dalam satu tujuan untuk bersujud dalam keislaman yang hakiki.

Pokoknya banyak cerita dan banyk hikmah yang kalo saya sebut ini adalah perjalanan spiritual yang saya dapat dan akan ceritakan dan masih akan saya ceritakan lagi.

Apa cerita anda di ramadhan kali ini😀

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s