Nelangsa (Balada Karyawan Sudra)

nelangsa_karena_galau

“Sudahlah Bro… gak usah banyak mikir, kita kerja disini aja sudah sukur, eh kamu malah mau keluar, ya walaupun ini udah masuk tahun kedua kita bekerja disini gaji belum ada perubahan, tapi setidaknya kamu nanti gak perlu memulai dari nol lagi bro”, kata Sahrun coba membujukku.

“Iya tau, tapi kamu pasti lebih tau gimana kita dua tahun belakangan ini, kamu pun kalo aku hitung ngeluhnya lebih banyak dari aku, kita ini cuma karyawan kecil yang berada dikasta terbawah dalam kerajaan perusahaan ini bro, lagian siapa juga coba yang mau dengar keluh kesah kita akan keadaan kita saat ini, kamu tau kan dengan porsi kerja yang lebih besar namun hasil yang kita terima tidak sebanding” lanjutku saat itu membela diri.

Sudah semenjak beberapa hari yang lalu Sahrun mencoba membujuk menekankan padaku untuk berpikir lagi sebelum memutuskan untuk meng-apply surat resign yang telah kutulis beberapa bulan sebelumnya. Sebelum isu kenaikan gaji yang lumayan tinggi dibanding gajiku saat ini yang menurutku aku sudah merasa mantap untuk segera memasukkan surat pengunduran diri. Lagian pikirku kalaupun aku keluar dari tempatku bekerja saat ini paling tidak aku sudah punya tabungan yang walaupun belum cukup namun setidaknya masih bisa melanjutkan mimpi dan cita-citaku untuk melanjutkan studi S2 yang sempat tertunda.

Bro liat nih bro informasi pendaftaran dikampus itu udah kebuka, Deadline-nya sampe bulan depan doang” seruku sambil memperlihatkan monitor laptop pada Sahrun.

“Kalo kamu memang sudah merasa mantap, sebaiknya besok kamu sudah harus memasukkan surat pengunduran dirimu, karena seperti yang kita tau setelah surat itu masuk paling tidak kamu harus nunggu ada pengganti sampe waktu yang tidak ditentukan, ya… bisa aja sebulan atau lebih kan” kata Sahrun mengingatkan.

“Bener juga, kalo gitu besok suratnya sudah harus aku masukkan ya secepatnya, takut nunggunya nanti kelamaan” lanjutku mengiyakan.

Setelah browsing mengenai informasi perguruan tinggi yang rencananya akan aku tuju, semakin mantap rasanya untuk segera keluar dari tempat yang selama ini cukup membuat aku tidak lagi meminta duit sama orang tua, walaupun kenyataannya masih tinggal sama orang tua.Beberapa waktu belakangan saya kesulitan mendapatkan perkembangan informasi terbaru terkait dengan urusan kantor ataupun lainnya yang berhubungan dengan informasi-informasi penting, berhubung sudah seminggu BB saya rusak dan sama sekali tidak bisa menerima pesan baik melalui sms ataupun BBM yang kebanyakannya informasi-informasi perkembangan kantor biasanya melalui Grup BBM. Belum lama setelah menunjukkan informasi pendaftaran itu Sahrun langsung pulang ke kosannya, namun selang beberapa menit kemudian dia datang lagi kerumah dan langsung nunjukin hapenya ke aku.

“Wah ini bener gak sih bro” kataku setengah tidak percaya setelah membaca beberapa baris percakapan Grup BBM kantor dari hape Sahrun.

“Kalo itu sih sepertinya gak perlu diragukan lagi kebenarannya, secara informasinya langsung tuh dari kantor pusat bro, jadi kalo saran gue lu pikir-pikir lagi deh buat keluar bro” lanjut Sahrun mencoba mempengaruhiku.

Setelah kejadian tersebut, aku langsung berpikir kembali tentang rencana pengunduran diri, malam harinya pikiranku benar-benar terganggu dengan informasi yang di tunjukkan Sahrun kepadaku.

(Masih dalam kekalutan, ya tuhan pilihan mana yang harus kuteruskan).

 

 

 

3 comments

  1. Hihihi, dari jaman penjajahan mpe sekarang itu hidup nggak pernah gampang Bang. Nggak ada itu yang namanya pekerjaan yang langsung dapat uang banyak. Kalaupun ada, nggak semua kerjaan kayak gitu. Ntar kasian para petani dunk.

    Hidup itu perjuangan Bang dan juga perjuangan meraih mimpi dan cita-cita. Semua butuh kerja keras dan nggak pakai kata galau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s