I Don’t Uderstand

Image

Selamat datang kau dalam kegelapan, mungkin masih kau ingat kudapan serapah yang tesaji ditudung kosong malam ini, kuingat karena kau sangat fasih dengan hitam. Maka nikmatilah olehmu semu sunyi dalam pekat, saat pelita tak lagi terbit tersimpul erat diperut bumi dan saat kencana kematian berhembus menyabdakan peperangan. Lirih makna sungguh tak lagi bernyawa saat kau hunuskan mantra jahanam dari kepalamu tak terbilang berapa kali olehnya menancapkan pahit yang terus berdarah.  

Bangsat !!!!

Tak terpikir olehku

Kau adalah tirani menjelma bersama hembusan buhul-buhul api seketika membakar imaji.

Kau buat jasad-jasad menjadi bangkai dijilati keserakahan, berserakan berhamburan.

Namun sadarilah, saat titik berwarna silau menyibak tabir bersama waktu

Kau tak akan bisa….. walau kutau kau adalah tirani.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s