Masih Adakah Harapan Bagi Kaum Miskin?

Review Buku Amartya Sen

Oleh : Ardian Artha

Secara umum dalam buku ini saya melihat bagaimana Amartya Sen sebagai seorang ekonom sekaligus sebagai seorang filosof sosial dan filosof etika mencoba mengangkat paradigma ekonomi dari segi etika yang bukan melulu dipandang sebagai proses pembangunan yang berasaskan ekonomi tanpa memperdulikan aspek-aspek sosial dan melakukan kritik epistemologis terhadap ilmu ekonomi modern yang gagal menjawab tantangan kemanusiaan dengan melihat berbagai fakta seperti gagalnya ilmu ekonomi modern dalam mengatasi kemiskinan, kelaparan, kesenjangan, ketertindasan, sehingga Sen mengarahkan perhatiannya pada bagian masyarakat yang paling dimiskinkan. Hal itu dinyatakan dengan mengombinasikan ilmu ekonomi dan filsafat yang sangat bertentangan dengan karya Robert C. Merton tentang penilaian investasi devariatif yang sangat mengandung resiko, seperti opsi saham.

Jika melihat kondisi yang terjadi di Indonesia merujuk pada konsep yang telah di paparkan oleh Sen dengan merujuk pada data Badan Pusat Statistik bahwa jumlah penduduk miskin Indonesia per September 2014 tercatat sebesar 27,32 juta orang atau mencapai 10,96 persen dari total jumlah penduduk (http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1488), berdasarkan data BPS terdapat penurunan jumlah kemiskinan, namun jika melihat secara real kondisi yang terjadi dilapangan maka akan kontras terlihat ketimpangan yang terjadi dan kondisi kemiskinan sesungguhnya yang begitu meluas dan massif diseluruh penjuru tanah air ditambah lagi dengan kerusakan lingkungan yang memperparah kondisi perekonomian masyarakat, terutama yang bergantung pada kondisi persediaan alam seperti para petani dan nelayan. Adapun program-program kebijakan pengentasan kemiskinan yang berikan oleh pemerintah seolah memperburuk keadaan masyarakat, dimana bukannya mengatasi kemiskinan tetapi malah menjadikan masyarakat menjadi ketergantungan dengan program-program tersebut. Sebut saja program BLT, program ini cenderung berfokus pada upaya penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat miskin sehingga masyarakat menjadi kurang produktif dengan hanya mengharapkan program bantuan.

Selain daripada itu jika melihat pada kondisi makro perekonomian yang berjalan di Indonesia yang hanya menekankan pada investasi yang berskala besar sehingga unit usaha yang berada pada posisi menengah kebawah susah melakukan persaingan. Olehnya itu perlu adanya suatu kebijakan yang dapat merangkul yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pengontrol pasar serta memberikan porsi yang sekiranya sesuai dengan apa yang seharusnya di berikan kepada masyarakat terkait kebijakan-kebijakan yang ditetapkan dalam rangka mewujudkan pemerataan di negeri yang besar ini.

Referensi :

Anderson, Patrick. 1989, ”The Myth of Sustainable Logging: The Case for A Ban  on Tropical Timber Imports”, The Ecologist.

Dunn. N., Wiliam. 2003. Pengantar Analisis Kebijakan Publik Edisi Kedua Indonesian Edition. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.

Hardjosoemantri K, 1926, Hukum Tata Lingkunganedisi ke-17 cetakan ke-7, Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1488

Iskandar U, 1999, Dialog Kehutanan dalam Wacana Global, cet. 1, Bigraf Publishing : Yogyakarta.

Koeswaji, H.H., 1993, Hukum Pidana Lingkungan, Cet. 1,Citra Aditya Bhakti : Bandung.

Marpaung, L., 1995, Tindak Pidana Terhadap Hutan, Hasil Hutan, dan Satwa, Cet.1 Erlangga : Jakarta.

Mangunwijaya, F.M., 2006, Hidup Harmonis dengan Alam, edisi 1, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Salim, H.S.,2003, Dasar-Dasar Hukum Kehutanan, Edisi Revisi, Cet. 1, Sinar Grafika: Jakarta.

Serasi,2004, Edisi Mei – Juni : Jakarta.

Silalahi, D., 2001, Hukum Lingkungan dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia, Cet. 1, Edisi ketiga, Alumni : Bandung.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s