Asides

LATE MORNING

Yeah pagi ini bangunnya telat, sindrom bad habits. Kebiasaan yang satu ini memang susah dirubah. Telat bangun lagi hari ini, mana dikit lagi mau masuk kerja, sarapan, mandi, terus yang lain-lainnya belum ada yang terlaksana. Mana hari ini cuacanya ngedukung banget untuk bermalas-malasan. Eniwei beberapa menit lagi sudah harus dikantor, waaaah bahaya nih. Kabuuuuuur

Attention : jangan diikuti

Jambu Bete

Actually This is my second post after last night. Semalam udah bergumul ama tuts hape eh giliran mau di publish malah gak bisa. Postingan ini hanya sekedar percobaan kedua, gak mau nulis kebanyalan dulu, takutnya gak bisa keposting.

New Year Party? What a bulshit

Tahun baru.

Apasih yang dirayakan, apa yang perlu dirayakan, apa manfaat yang didapatkan, dan untuk apa semua perayaan-perayaan itu.
Itu semua pertanyaan-pertanyaan yang patut kita tanyakan pada diri kita.

Maaf kalo saya bilang semuanya itu bulshit. Saya tidak mau munafik, tahun-tahun kemarin saya juga masuk kategori orang yang bulshit dengan perayaan-perayaan itu.

Entah sudah berapa puluh pergantian tahun yang sudah dilalui, sudah berapa banyak resolusi yang tercipta. Apa dengan semua itu kita menjadi bertambah bijak? Atau malah sebaliknya.

Lihat saja bagaimana kelakuan kita dengan yang katanya merayakan pergantian tahun, apa yang kebanyakan terjadi. Hura-hura sampe mencret, joget-joget seperti orang cacingan. Apa itu semua coba. Saya tidak mengatakan semuanya seperti itu. Tapi dominannya separti itulah kira-kira.

Mau malam tahun baru kek mau malam apa kek, menurut saya sama saja, yang beda ada pada diri kita, tentang bagaimana kita menyikapinya.

Saya pikir semua pasti menginginkan yang terbaik untuk diri mereka. Semoga kita semua menjadi lebih baik dan mendapati yang terbaik.