Lagi pengen semoga bisa
Latest Entries »
Hari ini capeknya lumayan terasa namun puasnya lumayan lebih terasa juga. Walaupun diakhir pekan ini lagi tinggal sendiri dirumah, sendiri juga asik, jadinya serasa kayak dikosan dulu waktu masih kuliah, jadi kangen pengen kuliah lagi, hehe ngarep. Orang-orang dirumah semua lagi pada keluar daerah dalam rangka menyukseskan kegiatan ulang tahun daerah tempat tinggal saya. Nah kok saya tidak ikutan? Berarti sya tidak memiliki jiwa daerah-isme dong, hehe. Masalahnya kalau saya ikutan bisa-bisa saya dipecat dari tempat saya bekerja saat ini, kan kasihan jadinya saya gak dapat duit dong. Pengen ikutan sih sebenarnya berhubung kegiatan yang diadan waktunya lumayan lama, yah sekitar sebelas harian gitulah kalau tidak salah. So lumayan lama juga saya ditinggal sendiri dirumah, maka jadilah saya masak sendiri, makan sendiri dan tidur sendiri. Wah saya sudah seperti lagunya om Meggy Z. Sungguh terrrlalu.
Saya sih enjoy aja, emang lebih suka sendiri, walaupun saya juga bukan tipe yang anti sosial. Tapi menurut saya, kalau sendiri tuh saya bisa lebih fokus mengerjakan banyak hal yang sudah saya rencanakan, apalagi nih pas banget waktunya liburan diakhir pekan gini. Pokoknya waktu yang ada benar-bener saya manfaatkan, salah satunya dengan membedah abis kamar saya. Adapun tema yang saya pilih dalam merombak kamar saya ini temanya dark, kenapa dark? Karena hitam adalah salah satu warna favorit saya. Saya sebut saja ini “private project”. Sebenarmya proyek saya ini sudak saya mulai sejak kemarin, tepatnya setelah telah rumah kosong melompong. Nah supaya tidak boring sambil kerja saya putar lagu-lagu Steven and Coconutrees.
Proyek pertama saya mulai dengan menggati warna bingkai cermin tua saya yang berwarna hijau tua dengan warna hitam pekat. Kebetulan warna sebelumnya dari kamar saya lebih didominasi oleh warna hijau, begitu jugan dengan kamar lainnya dirumah saya berwarna hijau, walaupun tidak semua ruangan berwarna hijau. Secara umum ruangan-ruangan dirumah saya terdiri dari empat warna, namun saya tidak akan membahas itu.
Kalo sampai saat ini yang baru saya otak-atik baru untuk bagian perabotan kamar saja, seperti lemari, meja, termasuk pintu dan jendela kamar saya hitamkan semua biar adil hehe. Ntar tembok menyusul next week. Kenapa minggu depan? Bukannya menunda, berhubung tenaga yang tersedia sudah tidak memadai dan waktu saya nulis sudah menjelang magrib dan dalam kondisi yang capek mengenaskan, haha lebay deh. Iya sih berhubung dikejainnya juga sendiri. So it will fix maybe at next week.
Yeah pagi ini bangunnya telat, sindrom bad habits. Kebiasaan yang satu ini memang susah dirubah. Telat bangun lagi hari ini, mana dikit lagi mau masuk kerja, sarapan, mandi, terus yang lain-lainnya belum ada yang terlaksana. Mana hari ini cuacanya ngedukung banget untuk bermalas-malasan. Eniwei beberapa menit lagi sudah harus dikantor, waaaah bahaya nih. Kabuuuuuur
Attention : jangan diikuti
Esmosi, beberapakali nulis tak terpos pos jua. Esmosi, esmosi. Cari es ahhh
Esmosi, beberapakali nulis tak terpos pos jua. Esmosi, esmosi. Cari es ahhh
Actually This is my second post after last night. Semalam udah bergumul ama tuts hape eh giliran mau di publish malah gak bisa. Postingan ini hanya sekedar percobaan kedua, gak mau nulis kebanyalan dulu, takutnya gak bisa keposting.
Tahun baru.
Apasih yang dirayakan, apa yang perlu dirayakan, apa manfaat yang didapatkan, dan untuk apa semua perayaan-perayaan itu.
Itu semua pertanyaan-pertanyaan yang patut kita tanyakan pada diri kita.
Maaf kalo saya bilang semuanya itu bulshit. Saya tidak mau munafik, tahun-tahun kemarin saya juga masuk kategori orang yang bulshit dengan perayaan-perayaan itu.
Entah sudah berapa puluh pergantian tahun yang sudah dilalui, sudah berapa banyak resolusi yang tercipta. Apa dengan semua itu kita menjadi bertambah bijak? Atau malah sebaliknya.
Lihat saja bagaimana kelakuan kita dengan yang katanya merayakan pergantian tahun, apa yang kebanyakan terjadi. Hura-hura sampe mencret, joget-joget seperti orang cacingan. Apa itu semua coba. Saya tidak mengatakan semuanya seperti itu. Tapi dominannya separti itulah kira-kira.
Mau malam tahun baru kek mau malam apa kek, menurut saya sama saja, yang beda ada pada diri kita, tentang bagaimana kita menyikapinya.
Saya pikir semua pasti menginginkan yang terbaik untuk diri mereka. Semoga kita semua menjadi lebih baik dan mendapati yang terbaik.








